Kamu tahu apa itu disabilitas. Seringkali hal tersebut diucapkan oleh berbagai kalangan masyarakat, dan terkadang pula terdengar melalui televisi dan dicuit beribu-ribu kali di media sosial. Kalian tahu siapa mereka dan kepada siapa kata tersebut ditujukan. Tapi hanya itu saja? Atau lebih? Di sini kami akan memberitahu lebih tentang siapa mereka.

Tuna Netra, adalah disabilitas di mana seseorang tidak bisa melihat dengan kedua matanya, secara total. Namun mereka memiliki sensitifitas yang luar biasa untuk mendeteksi benda-benda yang ada di sekitarnya terutama dengan indra pendengaran mereka.

Tuna Rungu, adalah disabilitas di mana seseorang tidak memiliki kemampuan untuk mendengar sebagaimana kita pada umumnya.  Sebagian besar dari mereka membutuhkan alat bantu pendengaran, khususnya bagi mereka yang masih bisa sedikit mendengar, agar bisa kembali mendengar dengan baik.

Tuna Wicara, adalah disabilitas di mana seseorang tidak mampu berbicara dengan orang lain seperti kita pada umumnya. Hal ini biasanya disebabkan oleh problema pendengaran yang tidak terdeteksi sejak lahir sehingga menyebabkan seseorang kesulitan untuk belajar berbicara.

Tuna Daksa, adalah disabilitas di mana seseorang memiliki fisik yang tidak sempurna sebagaimana kita pada umumnya. Hal ini bisa saja disebabkan oleh gangguan pada syaraf, kecelakaan atau bahkan sudah dialami sejak lahir.

Tuna Grahita, adalah disabilitas di mana seseorang mengalami keterbelakangan mental sehingga kurang mampu untuk beradaptasi dengan baik di lingkungan sekitar. Namun terkadang mereka bisa saja dikategorikan sebagai seseorang yang jenius dikarenakan kemampuan berpikir mereka yang berbeda dengan kita.

Tuna Ganda, adalah disabilitas yang mengalami lebih dari satu hal yang terlah disebutkan di atas atau kombonasi dari hal-hal tersebut.

Di antara perbedaan jenis yang sudah tertera, ternyata disabilitas memiliki satu kesamaan.

Yakni keunikan yang dimiliki mereka digunakan sebagai penyemangat untuk meraih mimpi.

Kita mungkin pernah melihat seorang Tuna Netra dan Tuna Rungu bekerja mencari nafkah, seorang Tuna Wicara dan Tuna Daksa yang bersemangat dalam mengenyam pendidikan, dan Tuna Grahita yang menjadi juara dalam perlombaan. Singkatnya, mereka menjadikan keterbatasan mereka sebagai sebuah kelebihan. Terlebih jika mereka memiliki kekurangan dalam urusan finansial, mereka tetap berusaha untuk menggapai mimpi mereka.

Perlulah kita sejenak untuk berhenti dan melihat mereka, bahwasannya jika segala keterbatasan bukanlah penghalang bagi kita untuk terus berusaha.